Pada kesempatan itu, Yoedhi mengajak KPU dan Bawaslu tetap profesional dan independen. Kemudian, Pemerintah daerah dan aparat keamanan memberikan dukungan maksimal, serta Partai politik, tokoh masyarakat, dan pemilih menjaga suasana kondusif, damai, dan demokratis.
“Peran pers sangat strategis dalam mendukung demokrasi yang sehat. Kami berharap dukungan media tidak hanya dalam penyebaran informasi, tetapi juga dalam mengedukasi publik agar PSU berjalan damai, jujur, dan adil,” kata Yoedhi.
Tim pemantau Desk Koordinasi Pilkada Serentak di Kabupaten Barito Utara dipimpin oleh Yoedhi Swastanto. Anggota Staf Khusus Bidang Luar Negeri Menko Polkam, Prof. Dr. Imron Cottan, Staf Khusus Bidang Intelijen, Aktivis, dan Pergerakan Menko Polkam, Irjen Pol. Arradina Zessa Devy, Direktur Politik Dalam Negeri Kemendagri, Drs. Syarmadani, perwakilan dari Komdigi, perwakilan dari BSSN, dan perwakilan dari DKPP.
Desk Koordinasi Pilkada Serentak Kemenko Polkam dibentuk melalui Keputusan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Nomor 31 Tahun 2025 tentang Desk Koordinasi Pemilihan Kepala Daerah Serentak Kemenko Polkam TA 2025. Ketua Pengarah dan Pengendali Menko Polkam, dan beranggotakan 16 Kementerian/Lembaga yang secara tugas dan fungsi memiliki keterkaitanya dengan penyelenggaraan Pilkada.
