IPOL.ID- Dalam upaya meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Selatan mendorong optimalisasi penggunaan fitur telemedicine melalui sosialisasi bersama Kader Posyandu dan Puskesmas Kecamatan Cilandak pada Rabu (20/08).
Selain memberikan kemudahan bagi peserta JKN, implementasi program ini juga dapat mengefektifkan pemberian pelayanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Selatan, Herman Dinata Mihardja menyebut beban tenaga kesehatan yang terbatas dapat ditekan dengan jika telemedicine dapat berjalan dengan baik.
Herman menjelaskan program ini telah dilakukan pengembangan dan menghasilkan tiga model telemedicine, model satu diperuntukan bagi peserta berinteraksi dengan dokter FKTP, model kedua membantu dokter FKTP berkonsultasi dengan dokter spesialis di FKRTL dan model tiga memungkinkan bidan berinteraksi dengan dokter di FKTP.
“Pada prinsipnya layanan telemedicine ini akan mempermudah semua pihak dalam pelayanan JKN, untuk itu besar harapan kami 58 orang Kader Posyandu yang hadir dalam kesempatan baik ini bisa menularkan informasinya kepada masyarakat lingkungan sekitar, minimal tentang cara konsultasi online lewat Aplikasi mobile JKN, apalagi sekarang di fitur telehealth sudah ditambahkan model video telekonsultasi dari dokter FKTP tempat peserta terdaftar, jadi lebih menarik dan lebih terasa interaksi bersama dokter,” terang Herman.
