Pemerintah juga mendorong penerapan konsep permukiman ramah lingkungan, dengan memanfaatkan teknologi hemat energi dan material tahan iklim tropis.
Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan hidup, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan di tengah tantangan perubahan iklim.
Dengan pemerataan pembangunan, Pemprov DKI optimistis Jakarta dapat menjadi kota yang inklusif, di mana setiap warganya—tanpa memandang lokasi tinggal—dapat merasakan manfaat pembangunan secara adil.
Satu di antara wilayah yang membutuhkan pembangunan permukiman layak yakni Kepulauan Seribu. Pembanunan permukiman layak dinilai sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup warga, mengurangi kerentanan terhadap bencana, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Kepulauan Seribu yang terdiri dari belasan pulau berpenghuni menghadapi tantangan unik, mulai dari keterbatasan lahan, sulitnya akses air bersih, hingga ancaman abrasi pantai.
Karena itu, Komisi D DPRD DKI Jakarta merekomendasikan agar Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) mematangkan perencanaan pembangunan permukiman di Kepulauan Seribu.
