IPOL.ID – Dua periset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) resmi terpilih sebagai bagian dari tim global penyusun Laporan Penilaian Ketujuh (Seventh Assessment Report/AR7). Hal tersebut dirilis resmi dalam web Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), Senin (18/8/2025).
Keduanya merupakan periset Organisasi Riset Kebumian dan Maritim BRIN, yakni Edvin Aldrian, Periset Pusat Riset Iklim dan Atmosfer dan Intan Suci Nurhati, Periset Pusat Riset Laut Dalam.
IPCC menyediakan laporan ilmiah paling bergengsi di dunia yang akan menjadi acuan utama dalam perundingan dan kebijakan iklim global mendatang.
IPCC sendiri merupakan badan bentukan Program Lingkungan PBB (UNEP) dan Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) sejak 1988. Lembaga ini menjadi otoritas ilmiah tertinggi dalam isu perubahan iklim.
Adapun Laporan AR7 yang akan disusun dari 2025 hingga 2028 akan menjadi fondasi ilmiah terbaru mengenai perubahan iklim global, dampaknya, serta strategi mitigasi dan adaptasi. Laporan ini akan menjadi acuan utama bagi para negosiator iklim internasional dan pembuat kebijakan di seluruh dunia.
