IPOL.ID – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika (PRTH) berhasil mengembangkan kerangka investigasi forensik banjir rob bernama ForeINTiFlood (Forensic Investigation Tidal Flood). Kerangka ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mendesak dalam mengidentifikasi akar penyebab banjir rob dan menelusuri jalur masuk genangan di wilayah pesisir Pekalongan, Jawa Tengah.
Fajar Yulianto, Peneliti Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika menjelaskan bahwa Teknologi ForeINTiFlood menjadi jawaban atas perlunya metode ilmiah yang komprehensif untuk mengungkap kompleksitas banjir rob. Pendekatan ini memadukan teknologi pemodelan hidrodinamika, integrasi data multi-source-temporal, dan algoritma pembelajaran mesin untuk mengkaji penyebab banjir dari berbagai sudut.
“Melalui pendekatan forensik berbasis data ini, kami tidak hanya mengidentifikasi di mana banjir terjadi, tetapi juga mengapa dan bagaimana air laut masuk ke wilayah darat. Dengan kata lain, kami merekonstruksi sejarah banjir rob sekaligus memproyeksikan risikonya di masa depan,” ujar Fajar.
