IPOL.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut perekonomian Indonesia tumbuh 5,12% (year on year/yoy) pada triwulan II 2025 di tengah dinamika global yang masih penuh ketidakpastian.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan capaian ini ditopang oleh konsumsi domestik yang solid, aktivitas investasi dan ekspor yang meningkat, aktivitas dunia usaha yang ekspansif, serta dukungan optimal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Kami akan terus mengoptimalkan peranan APBN untuk terus mendukung perekonomian melalui fungsi alokasi, distribusi, dan stabilisasi,” ujar Menkeu dalam konferensi pers bersama jajaran Kabinet Merah Putih di Jakarta, mengutip Rabu (7/8/2025).
Dari sisi permintaan, konsumsi rumah tangga tumbuh 4,97 persen didukung inflasi yang terjaga di 2,18 persen. Belanja masyarakat meningkat terutama di sektor transportasi, restoran, dan akomodasi, seiring libur sekolah dan hari besar keagamaan yang disertai stimulus pemerintah seperti diskon tarif transportasi dan penurunan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
