IPOL.ID-Perhelatan bursa kerja (job fair) kerap kali dielu-elukan sebagai solusi ampuh untuk masalah pengangguran. Namun, bagi Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ), acara-acara semacam itu tidak boleh hanya menjadi seremoni tanpa makna.
Ketua FPPJ, Endriansyah menyuarakan keprihatinan mendalam terhadap kinerja Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertrans) DKI Jakarta, yang dinilai terlalu nyaman dengan pola kerja ‘Asal Bapak Senang’ (ABS).
Menurutnya, kritik yang disampaikan bukan semata-mata untuk mencela, melainkan sebuah ajakan untuk bebenah. FPPJ meyakini, dengan pendekatan yang tepat, Disnakertrans DKI Jakarta bisa menjadi motor penggerak nyata dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga Ibu Kota. FPPJ pun bakal mengejar output dari pelaksanaan job fair tersebut.
“Kita harapkan job fair mengubah bursa kerja menjadi solusi, bukan sekadar proyek semata. Karenanya kita akan kejar pwrtanggungjawabnnya dari pelaksanaan job fair tersebut,” ujar aktivis muda yang akrab disapa Rian itu, Rabu (13/8/2025).
