FPPJ pun mendesak Disnakertrans untuk membangun sistem basis data ketenagakerjaan yang terintegrasi dan real-time. Data ini harus mencakup informasi rinci mengenai keahlian yang dibutuhkan pasar, sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja, hingga profil lengkap para pencari kerja. “Dengan petunjuk data yang akurat, setiap kebijakan akan tepat sasaran dan terukur keberhasilannya,” tandasnya.(Sofian)
