Fatih menilai, bazar UMKM sebagai salah satu upaya yang dapat membuka peluang usaha baru di tengah fenomena derasnya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Fenomena tersebut menjadi alarm bahwa perekonomian Jakarta harus bangkit. Karena itu, perlu memastikan bazar tidak hanya bersifat simbolis.
Kegiatan bazar harus memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk bertransaksi, memperluas pasar, dan mendapat pendampingan berkelanjutan.
“Dengan begitu, langkah ini bisa menjadi jawaban konkret untuk mengentaskan kelesuan ekonomi masyarakat Jakarta,” kata dia.
Sebagai wakil rakyat dari generasi muda, harap Fatih, anak-anak muda Jakarta tidak takut memulai usaha.
Momentum bazar UMKM berbasis komunitas bisa jadi pintu masuk yang murah, sederhana, dan realistis untuk menguji produk.
Termasuk sebagai wadah melatih mental usaha, serta membangun jejaring. “Dengan kreativitas generasi muda dipadukan dengan dukungan kebijakan yang tepat, kita bisa mempercepat pemulihan ekonomi Jakarta dari kondisi lesu saat ini,” tutur dia.
