*Jempt Bola Legalitas UMKM*
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino menekankan, jemput bola akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sangat penting.
Sistem jemput bola itu bisa dilakukan oleh pemerintah daerah maupun lembaga keuangan. Dengan begitu, pelaku UMKM dapat kemudahan.
Hal itu disampaikan Wibi saat menghadiri Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro yang digelar Kementerian Koperasi dan UKM di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.
Menurut Wibi, UMKM di Jakarta memiliki karakteristik berbeda dibanding daerah lain. Sebagian besar bergerak di sektor perdagangan dengan perputaran uang cepat.
Karena itu, kebijakan pembiayaan dan fasilitasi harus lebih agresif. Pola usaha di Jakarta berbeda. Di daerah lain. Cenderung berbasis produksi. Sedangkan di Jakarta, mayoritas pelaku usaha adalah pedagang.
Kondisi demikian membutuhkan strategi pembiayaan yang lebih fleksibel dan masif. “Kalau daerah lain produsen, Jakarta ini trader. Banyak pedagang, misalnya toko kelontong. Perputarannya cepat, jadi seharusnya bisa lebih masif,” pungkas Wibi. ( Irm)
