Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto juga menegaskan bahwa pelaksanaan misi ini memiliki makna strategis karena bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Momentum ini menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan bukan hanya diwujudkan dalam menjaga Kedaulatan bangsa, tetapi juga dalam berperan aktif nembantu sesama bangsa yang sedang berjuang untuk hidup damai dan merdeka,” ujar Panglima.
“Laksanakan tugas dengan profesional, jaga disiplin, etika militer dan nama baik TNI di mata dunia. Pastikan setiap logistik yang akan kita bawa tepat sasaran dan bermanfaat bagi rakyat Palestina di Gaza,” pesan Panglima TNI.
Di akhir rangkaian upacara, dilaksanakan juga peninjauan bahan logistik yang akan di berangkatkan. Peninjauan tersebut sekaligus memastikan kesiapan seluruh logistik yang akan diberangkatkan sebagai bagian dari misi kemanusiaan.
“Jadi bantuan itu memang kalau kita lihat di sini, ada makanan, obat-obatan, kemudian logistik lain seperti selimut,” ujar Sekjen Kemhan usai pelaksanaan upacara.

