Tidak hanya aset milik pemerintah DKI Jakarta, lanjut Munjirin, aksi bersih-bersih kerja bakti gotong royong juga menyasar sejumlah fasilitas dan bangunan publik lainnya yang terdampak (Aksi unjuk rasa rakyat-red).
“Mudah-mudahan cepat kantor-kantor ini bisa memberikan pelayanan lagi kepada warga masyarakat dengan baik dan tidak terganggu dengan adanya kegiatan ini, dari kepolisian juga bisa segera memberikan pelayanan kepada masyarakat seperti sedia kala,” tuturnya.
Munjirin menjelaskan, kerja bakti di Jalan Matraman Raya mengerahkan kurang lebih 400 personel gabungan, termasuk keterlibatan warga masyarakat setempat. Kegiatan ini diikuti seluruh kecamatan lainnya dalam pelaksanaan kerja bakti fasilitas umum yang rusak.
“Secara bersamaan hari ini aksi bersih-bersih ya, semua kecamatan melaksanakan kegiatan yang sama,” tukasnya.
Dalam kesempatan sama, Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Alfian Nurrizal menyampajkan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Pemkot Jakarta Timur. Diakuinya, kegiatan kerja bakti, gotong royong ini lebih memudahkan pihaknya menata kembali kantor untuk bisa melayani warga masyarakat Jakarta Timur.

