Langkah tersebut merupakan bagian dari penguatan layanan kesehatan mental di tingkat primer. “Tahun ini, kami targetkan semua Puskesmas memiliki psikolog. Jadi Puskesmas benar-benar bisa memberikan layanan kesehatan mental. Termasuk layanan berhenti merokok dan konseling lainnya,” ungkap Ani. (Irma)
