Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Melongok Pemandangan Semrawut, Kusut Berantakan di Jalan Prof Dr Soepomo dan Saharjo
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Jakarta Raya > Melongok Pemandangan Semrawut, Kusut Berantakan di Jalan Prof Dr Soepomo dan Saharjo
Jakarta Raya

Melongok Pemandangan Semrawut, Kusut Berantakan di Jalan Prof Dr Soepomo dan Saharjo

Iqbal
Iqbal Published 20 Aug 2025, 20:10
Share
3 Min Read
Arus lalu lintas di depan Cityloog Hotel Tebet, Jakarta Selatan, Jalan Prof Dr Soepomo mengalami kemacetan kendaraan, mengarah Jalan KH Abdullah Syafi'ie, dan Jalan Saharjo, mengarah Patung Pancoran, begitu sebaliknya ke kawasan Minangkabau, Rabu (20/8/2025). Ceceran tanah dan batu kerikil membahayakan pengendara melintas. Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id
Arus lalu lintas di depan Cityloog Hotel Tebet, Jakarta Selatan, Jalan Prof Dr Soepomo mengalami kemacetan kendaraan, mengarah Jalan KH Abdullah Syafi'ie, dan Jalan Saharjo, mengarah Patung Pancoran, begitu sebaliknya ke kawasan Minangkabau, Rabu (20/8/2025). Ceceran tanah dan batu kerikil membahayakan pengendara melintas. Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id
SHARE

“Ya kalau cuaca terik yang pasti jalan berdebu, bercampur kerikil kecil dan kalau gundukan tanah bekas galian kena hujan akan membuat jalanan jadi licin,” katanya.

Sehingga dia berharap adanya petugas terkait yang memang sesuai tupoksinya untuk mengatur arus lalu lintas kendaraan. Pengendara yang harus mengalami macet-macetan saat melintasi jalan raya itu.

“Karena tadi saya lihat petugas pekerjanya yang mengatur arus lalu lintas, petugas polisi dan atau Dishub malah tidak kelihatan di lokasi,” tegas Ari karyawan swasta, pengendara motor lainnya.

Selain itu, kurangnya rambu-rambu, road barrier warna orange agar dapat terpasang di beberapa titik jalan untuk menjamin keselamatan pengguna jalan raya yang melintasi dua lajur tersebut.

Baca Juga

Sejumlah panitia HUT Gereja Santo Fransiskus Asisi Tebet, Jakarta Selatan, bersama tim konservasi museum melakukan perawatan memoles bahan alami berbagai perabot yang ada di dalam gereja Paroki Tebet pada Jumat (8/5/2026) malam. Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id
Gereja Santo Fransiskus Asisi Tebet Bersolek Jelang HUT ke-60
Viral Zebra Cross Unik Tebet, DPRD Nilai Bisa Jadi Edukasi dan Kolaborasi
Viral Zebra Cross Jalan Soepomo Tebet Tak Nyambung, Relawan Buat Sendiri

“Ya rambu-rambunya juga masih kurang, road barriernya juga kurang agar bisa terlihat ada pembatas antara jalan dan area pembangunannya. Lalu tanah dan batu kerikilnya agar cepat diatasi supaya tidak tercecer ke jalanan bisa membahayakan pengguna jalan,” tutup Ari. (Joesvicar Iqbal)

Previous Page123
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Jalan Saharjo, macet, tebet
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Wakil Ketua LPSK, Susilaningtias, bersama tim Biro Penelaahan dan Permohonan (BPP) saat melakukan penjangkauan lapangan sekaligus menerima permohonan perlindungan Ibu kandung korban di Kota Kupang, dalam kasus tewasnya prajurit TNI berinisial LN dari Teritorial Pembangunan (TP) 834 Wakanga Mere Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (20/8/2025). Foto: Ist LPSK Terima Permohonan Perlindungan Ibu LN, Anggota TNI di Kupang Tewas Dianiaya Senior
Next Article Suasana di lokasi pembangunan septic tank komunal berbasis teknologi tepat guna di tiga titik lokasi di Rusunami Bidara Cina, Bidara Cina, Jatinegara, di Jalan H Said, RT 002 RW 01, Rambutan, Ciracas, dan di Jalan Delta, RT 004 RW 08, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (20/8/2025). Foto: Ist Septic Tank Komunal Berbasis Teknologi Tepat Guna di Tiga Kecamatan Dibangun

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260614 WA0046
HeadlineOlahraga

Indonesia hajar Australia, Tutup AVC Cup 2026 di Posisi Kelima

HeadlineOlahraga
Piala Dunia 2026: Duel Raksasa Brazil vs Maroko pagi Ini, Siapa Pemenang?
13 Jun 2026, 22:34
Olahraga
Putri Universitas Surabaya dan Putra Institut Perbanas Marajai Campus League Basketball Season 1 2026
13 Jun 2026, 22:39
Otomotif
DFSK Meriahkan PRJ 2026 dengan Teknologi Mobilitas Modern dan Penawaran Menarik
14 Jun 2026, 11:00
HeadlineOlahraga
Duel Sengit Raksasa Brazil Vs Maroko Berakhir Imbang 1-1 
14 Jun 2026, 07:47
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?