KUA Selat Nasik membawahi empat desa, yaitu Petaling, Selat Nasik, Suak Gual (berada di satu pulau), serta Pulau Gersik yang terpisah dan paling jauh dijangkau. “Pulau ini tidak memiliki pelabuhan, kondisi geografis dan cuaca sering jadi kendala. Tapi bagi kami, jarak bukan penghalang untuk melayani umat,” kata Lutfi menegaskan.
Ia berharap, safari dakwah ini dapat mendorong masyarakat agar semakin sadar terkait pentingnya pencatatan nikah dan pembinaan keluarga. “Kami ingin memastikan setiap pasangan di pelosok bisa membangun keluarga yang sah, tercatat, dan sakinah, mawaddah, warahmah,” pungkasnya. (ahmad)
