Kapolsek Cluring Iptu Putu Ardana membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, insiden itu dipicu oleh kelalaian sopir mobil pengiring yang tidak bisa mengendalikan kendaraan.
“Memang ada kelalaian, sopirnya tidak lihai pakai mobil matic,” kata Putu, jumat (22/8/2025)
Menurutnya, saat atraksi berlangsung, seharusnya seluruh mobil pengiring berhenti. Nantinya, kendaraan baru diperbolehkan melaju kembali setelah para penari menyelesaikan penampilan mereka. Namun, mobil Toyota Innova hitam yang membawa logistik makanan dan minuman peserta justru terus berjalan karena sopir tidak menetralkan transmisi mobil matic.
Polisi memastikan bahwa dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda sopir berada dalam pengaruh alkohol. Diduga kecelakaan terjadi murni akibat kelalaian pengemudi.
“Untuk kondisi para penari yang tertabrak kondisinya luka-luka, dirawat di rumah sakit ada dua orang, dancer semua,” ucapnya.(Vinolla)
