Mukhlisin menjelaskan, sebanyak 402 personel gabungan, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) kelurahan dikerahkan dalam kegiatan ini.
“Total 402 petugas dari berbagai instansi yang kami kerahkan dalam kerja bakti aksi bersih-bersih ini,” ujar seko Jaksel.
Selain pembersihan sampah, penanganan juga difokuskan pada pembersihan coretan-coretan tembok dan vandalisme dengan melakukan pengecatan ulang guna memulihkan estetika kota metropolitan Jakarta, yang ramah dan berkolaborasi.
“Khusus untuk coretan dan segala bentuk vandalisme, agar segera dilakukan pengecatan supaya wajah kota Jakarta kami cintai ini kembali bersih dan indah,” tutur Mukhlisin.
Seko Jaksel Muhklisin menekankan kembali bahwa kegiatan ini memerlukan kolaborasi lintas sektor, tidak hanya dari pemerintahan, namun juga bersama-sama warga masyarakat Jakarta.
Dia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan dalam menjaga kebersihan dan ketertiban wilayah khususnya Jakarta Selatan.
“Mari tunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian kita semua jauh lebih besar dari tantangan apapun. Saya yakin, dengan kerja keras dan kolaborasi, bersama-sama bisa membuat Jakarta Selatan kembali bersih, tertib, dan indah,” tutup Mukhlisin. (Joesvicar Iqbal)

