Lebih lanjut, Rocky mengatakan, awal kejadian itu PPSU Ibrahim dan Lucky hendak mengisi BBM gerobak motor di SPBU Lenteng Agung.
Namun, bensin gerobak motor itu habis di tengah jalan sebelum keduanya sampai di SPBU.
Keduanya lalu memutuskan untuk berhenti di pinggir jalan dan mengisi BBM menggunakan bensin cadangan.
“Kedua PPSU setiap KDO (kendaraan dinas operasional) ada jerigen cadangan. Seliter, dua liter mereka biasanya ada simpan,” kata Lurah Pejaten Timur.
Di saat yang bersamaan, mobil MG4 EV melintas dan langsung menyerempet gerobak motor hingga membuat kedua korban terpental.
“Jadi ini mobil ke kiri langsung nabrak samping. Terus gerobak motor agak keseret terus nempel tuh di pohon. Akhirnya yang temen kita PPSU satu terpelanting, satu lagi nempel di pohon. Akhirnya tangannya robek karena kejepit,” ungkap Rocky.
“Yang parah Ibrahim. Tangannya sudah parah banget. Lucky terpelanting, jadi ada beset di wajah dan luka di kepala,” tambahnya. (Joesvicar Iqbal)
