Kedua, memperkenalkan olahraga ini kepada masyarakat agar semakin populer dan diminati.
Selain atlet dan pelatih Korfball DKI Jakarta, kegiatan ini juga diikuti peserta dari Persatuan Korfball Seluruh Indonesia (PKSI) Tangerang Selatan, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi.
Menariknya, komunitas Liga Basket Emak-emak (Libamak) juga turut ambil bagian dalam sesi coaching clinic dan permainan bersama tersebut.
Adi menyebut antusiasme peserta sangat tinggi. Banyak di antara mereka berasal dari cabang olahraga bola basket yang ingin mencoba Korfball.
“Rata-rata mereka mengakui teknik Korfball tidak terlalu sulit, tapi memang lebih menguras energi dibanding basket,” kata Adi.
Pengprov Korfball DKI Jakarta baru-baru ini meraih juara umum di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh–Sumut.
Prestasi tersebut mendorong mereka untuk lebih gencar menyosialisasikan olahraga ini. Adi berharap kegiatan seperti coaching clinic dapat diadakan secara rutin sebagai ajang fun Korfball dan pengenalan teknik dasar.
Namun, ia juga mengungkapkan kendala yang dihadapi, salah satunya keterbatasan lapangan khusus Korfball di DKI Jakarta.

