Pengprov Korfball DKI Jakarta melihat momentum kedatangan Coach Raymond sebagai kesempatan emas untuk meningkatkan popularitas Korfball.
Dengan pelatihan langsung dari pelatih berpengalaman internasional, diharapkan teknik dasar hingga strategi permainan dapat dikuasai lebih cepat oleh atlet-atlet lokal.
Kegiatan coaching clinic ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman antara peserta dari berbagai daerah.
Pertukaran ide dan teknik diharapkan dapat memperkuat jaringan komunitas Korfball di Indonesia.
Dengan meningkatnya minat masyarakat dan terbentuknya komunitas-komunitas baru, Korfball di Indonesia mulai menunjukkan perkembangan positif.
Adi Dwiariono optimistis, jika ada dukungan fasilitas dan kompetisi berkelanjutan, olahraga ini dapat berkembang pesat.
“Kami ingin membentuk ekosistem Korfball yang berkelanjutan, mulai dari pembinaan usia dini, pelatihan pelatih, hingga kompetisi rutin. Jika ini terwujud, target bersaing di tingkat Asia bukan hal mustahil,” tegasnya.
Coach Raymond pun menegaskan bahwa Indonesia memiliki modal yang cukup untuk menembus persaingan internasional.

