Dalam laporannya secara langsung kepada Prabowo, Kepala BNPB Suharyanto menyampaikan strategi dan langkah diambil yaitu, pertama, penguatan Satgas Darat terdiri dari personel gabungan BNPB, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, relawan, Masyarakat Peduli Api serta lintas kementerian dan lembaga.
Dalam satgas udara, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terhitung mulai 4 Juli 2025 hingga 2 Agustus 2025, BNPB telah mengerahkan 2 unit pesawat Cessna Caravan untuk melakukan OMC. Telah dilaksanakan selama 68 jam 2 menit, sebanyak 31 sortie telah menyebar bahan semai. Sebanyak 35.400 kg di atas langit Kalimantan Barat dan akan terus dilakukan berdasarkan prakiraan cuaca serta rekomendasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Satgas udara tersebut juga diperkuat dengan patroli udara menggunakan 2 unit helikopter patrol dengan tipe Bell 206 L3 dan AS 350 B3 untuk memantau dan menemukan titik api di Bumi Khatulistiwa. Helikopter pengebom air atau water-bombing disiagakan untuk membantu satgas darat dalam menjangkau titik api dan titik panas.
