Dia menegaskan, deklarasi menandakan seluruh warga di wilayah tersebut sudah tidak lagi membuang kotoran langsung ke saluran atau kali. Hal ini patut dipertahankan dengan komitmen bersama sehingga tidak ada bangunan baru yang pembuangannya langsung ke saluran atau kali.
Ditambahkannya, pihaknya juga menyampaikan bahwa kesadaran masyarakat terkait pola hidup bersih sehat (PHBS) di Jakarta Timur semakin meningkat.
Berdasarkan survei oleh Suku Dinas Kesehatan, pemahaman warga akan pentingnya sanitasi yang baik terus berkembang.
“Sanitasi ini harus diciptakan di setiap wilayah, karena hidup sehat itu sangat penting. Kami ingin generasi penerus tumbuh sehat tanpa penyakit. Meski sebagian kelurahan masih belum mendeklarasikan langkah ini telah memastikan upaya penyelesaian terus dilakukan. Setiap wilayah punya kendala masing-masing, tapi kami cari solusi agar cepat selesai. Misalnya, Kelurahan Cipinang Melayu dalam waktu kurang dari satu bulan sudah akan diselesaikan,” ujar wali kota Jaktim.
Namun demikian, program ini diharapkan dapat mewujudkan lingkungan bersih dan sehat, serta mencegah penyakit akibat sanitasi buruk di Jakarta Timur.
