IPOL.ID- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Makassar terhenti di 12 sekolah setelah dapur mitra di SPPG 02 Panakkukang resmi ditutup. Penyebabnya, anggaran makan per anak dipangkas menjadi Rp6.500 per porsi. Akibatnya, 3.569 siswa kini kehilangan jatah makan bergizi.
Sekolah yang distribusinya berhenti meliputi SD Inpres Tamamaung 1, 2, dan 3, SD Negeri Tamamaung, SD Negeri Tamamaung 1, SD Inpres Karuwisi 2, SD Inpres Panaikang 1/1, SD Inpres Panaikang 2/1, SD Inpres Pampang 1 dan 2, serta SD Rama Sejahtera dan SMP Rama Sejahtera.
Di SD Negeri Tamamaung 1, distribusi MBG untuk 383 siswa sudah berhenti. Pihak sekolah meminta murid membawa bekal dari rumah sambil menunggu arahan lebih lanjut.
Selain murid, pekerja dapur MBG juga terdampak. Beberapa karyawan harian, mulai dari juru masak hingga pencuci peralatan, mengaku kehilangan mata pencaharian sejak dapur ditutup.
“Banyak yang bingung karena tiba-tiba tidak ada pekerjaan lagi,” ujar salah seorang pekerja dapur.
Mitra BGN, Arifin Gassing, menilai pemangkasan anggaran menjadi Rp6.500 tidak sejalan dengan arahan Presiden.
