IPOL.ID – Mahasiswa yang tergabung dalam berbagai aliansi mulai berdatangan ke depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (1/9) siang.
Sejak pukul 12.00 WIB, massa terlihat membawa bendera dan spanduk sambil menyuarakan tuntutan mereka.
Aksi dipusatkan di depan pagar utama DPR, dengan orasi dilakukan dari atas mobil komando.
Salah satu orator menyinggung peristiwa tragis yang menimpa seorang pengemudi ojek online yang tewas usai terlindas kendaraan taktis milik aparat saat aksi sebelumnya.
“Di mana DPR dan pemerintah,” ucap orator.
Mereka juga menyoroti sikap DPR yang baru membatalkan tambahan tunjangan setelah gelombang demonstrasi meluas di berbagai daerah.
Dia mengingatkan mahasiswa agar tidak berpuas diri, karena pembatalan itu hanya disebut sebagai “kemenangan kecil” dari perjuangan mereka.
Sementara itu, aparat gabungan TNI-Polri bersama Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 5.369 personel untuk mengawal jalannya aksi. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, menegaskan pengamanan dilakukan secara humanis dan tanpa senjata api.
