Daryono menjelaskan, di kawasan Pakistan-Afghanistan terdapat Chaman Fault, sebuah sesar aktif dengan panjang lebih dari 850 km yang memisahkan Lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Lempeng India bergerak ke utara dengan kecepatan minimal -10 mm/tahun, menghasilkan tekanan dan sesar kompresional yang kuat.
Gempa ini sangat merusak karena memiliki kedalaman dangkal (-8 km). Gempa dangkal seperti ini lebih parah karena gelombang seismik tidak kehilangan banyak energi saat mencapai permukaan, yang banyak terdapat bangunan tidak standar aman atau tahan gempa.
Guncangan gempa ini dirasakan dalam spektrum luas, termasuk di Islamabad dan Lahore (Pakistan).
Berdasarkan laporan media gempa menimbulkan kerusakan pada banyak bangunan dan korban jiwa sudah mencapai lebih dari 1.000 orang meninggal dunia.
Hingga Rabu (3/9) pukul 17.40 WIB, telah terjadi 3 kali gempa susulan dengan magnitudo M5,2 M4,2 dan M4,0.
“Lebih dari 1.000 orang meninggal dalam kejadian gempa ini,” pungkas Daryono. (Joesvicar Iqbal)
