“RW 10 sebagai role nodel bakti sosial donor darah hasil kolaborasi LMK dengan PKK setempat. Namun peserta juga diperbolehkan dari RW lain sehingga ini sangat menarik dan kompak,” jelas Sri.
Sementara itu, Staf Pelayanan Darah Donor PMI Kota Jakarta Timur, Indry Putri, sebagai koordinator kegiatan mengucapkan terima kasih kepada LMK dan PKK yang telah kolaborasi dalam kegiatan bakti sosial tersebut.
“Secara teknis, sebelum mendonor peserta wajib registrasi terlebih dulu dan dilakukan pemeriksaan Kesehatan. Seperti pengecekan hemoglobin (Hb), pemeriksaan tekanan darah dan skrining medis untuk memastikan kelayakan pendonor,” ujar Indry.
Disebutkannya, dari seluruh peserta yang hadir berjumlah 86 orang, namun ternyata yang diperbolehkan mengikutinya hanya 58 orang. Sedangkan 28 orang lainnya ditolak.
Lantaran berdasarkan hasil pemeriksaan medis, seperti tekanan darah tidak sesuai standar, kadar Hb rendah/tinggi, kurang istirahat, atau tidak memenuhi syarat kesehatan lainnya. Hal ini dilakukan demi keamanan pendonor dan kualitas darah yang akan digunakan.

