“Pastinya senang sekali karena ini pertama kali saya ikut Audisi Umum PB Djarum dan dapat Super Tiket yang membuat orang tua bangga. Saya sudah siap mengikuti babak karantina. jauh dari orangtua memang agak sedih, tapi saya sudah bertekad untuk masuk PB Djarum,” tutur dia.
Lain Devandra, lain pula cerita dari Nagita Nadila Posumah. Atlet binaan PB Naushad Kota Manado ini gugur di babak 32 besar di kategori U-11 Putri. Berkat kejelian mata Tim Pencari Bakat memperhatikan performa Nagita saat beraksi di tengah arena, membuat Nagita memperoleh Super Tiket Pilihan Tim Pencari Bakat. Ia pun bersiap menjalani babak karantina.
“Waktu kalah di pertandingan kemarin, aku sudah lapang dada. Mama juga bilang, masih bisa ikut tahun depan. Ternyata, aku dipilih oleh tim pencari bakat untuk bisa ikut karantina. Senang banget rasanya, cita-cita saya untuk masuk PB Djarum semakin dekat,” bilang Nagita yang mengidolakan Gloria Emanuelle Widjaja tersebut.
Lolos masuk karantina membuat ibunda Nagita, Henny Anny Kaunang, lapang hati berpisah sementara waktu dari sang buah hati. “Sedih karena terpisah dari anak pasti ada. Tapi sebagai orang tua saya mendukung keinginan anak mengejar cita-citanya. Semoga Nagita bisa lolos di tahap karantina dan bisa bergabung di PB Djarum serta menjadi atlet yang bisa memberikan kebanggaan bagi Indonesia,” ungkap sang ibu.
