Kendati demikian, hal itu tidak menyurutkan semangat tim di lapangan melakukan pencarian para korban.
Akibat banjir bandang tersebut sejumlah kerugian material meliputi 1 rumah hanyut, 2 kantor pemerintahan, 3 ruas jalan tertutup longsor, 2 unit jembatan terdampak, lahan sawah dan perkebunan terendam, ternak gembala pun turut terkena imbas.
Hingga kini tim BPBD Kabupaten Nagekeo masih melanjutkan pendataan di lapangan.
Waspada Bencana Susulan
Dilaporkan, Wilayah Kabupaten Nagekeo masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang sampai dua hari ke depan atau Rabu-Kamis (10-11/9/2025), sebagaimana menurut informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
“Kondisi cuaca tersebut tentunya dapat berpotensi menjadi pemicu terjadinya bencana banjir hingga tanah longsor”.
Oleh sebab itu, lanjut Abdul, BNPB mengimbau kepada seluruh warga di Nagekeo, khususnya di Kecamatan Mauponggo agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan pemerintah daerah setempat.
