“Saya kira hanya pelayanan di fasilitas kesehatan saja yang sudah baik, ternyata disini sama juga bahkan terkesan lebih baik, dari awal masuk saya disambut dengan ramah dan dibantu sampai tuntas. Ditambah lagi banyak informasi yang disampaikan oleh petugas layanan, seperti yang paling menarik itu tentang pelayanan melalui Whatsapp dan Aplikasi Mobile JKN. Kedua kanal itu bisa memudahkan peserta untuk mengurus administrasi peserta dan membantu proses pelayanan kesehatan lebih praktis,” ungkap Rifai.
Rifai menyoroti salah satu inovasi yang bisa membantu memangkas waktu antrean peserta JKN ketika berobat di fasilitas kesehatan, dengan fitur pendaftaran pelayanan atau biasa disebut fitur antrean online, peserta bisa mengambil nomor pendaftaran sehari sebelum jadwal kunjungan dilakukan, setelahnya peserta cukup datang sesuai urutan yang bisa dipantau melalui Aplikasi Mobile JKN, pelayanan jadi lebih praktis dan bebas menunggu lama.
“Karena sangat penasaran dengan penjelasan petugas saya langsung unduh Aplikasi Mobile JKN, ternyata benar ada fitur untuk ambil antrean online, selain itu juga banyak lagi fitur-fitur lain seperti telehealth untuk konsultasi dengan dokter tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan, kemudian juga disediakan fitur perubahan data secara mandiri dan masih banyak yang lainnya. Sangat rekomendasi pokoknya aplikasi ini untuk peserta yang punya kesibukan tinggi atau yang tidak mau repot luangin waktu untuk urus keperluan,” tambahnya.
