Sejumlah perwakilan honorer yang ikut dalam acara Audiensi menyampaikan keluhan dan harapan mereka. Terkait Bagaimana nasib Para Honorer yang sudah lama mengajar, tapi tidak masuk Dapodik? Apakah harus berhenti mengajar dan pulang ke rumah? Sementara Kami sangat berharap akan ada solusi terkait status pengabdian Kami.Tenaga honorer dari Bidang Pendidikan dan Kesehatan yang turut hadir diacara Audensi menyampaikan keresahannya mengenai status dan nasib mereka sebagai tenaga honorer, Mudah-mudahan pemerintah tidak membedakan nasib honorer hanya karena faktor administrasi data.
BKPSDM menyebutkan masih ada sekitar 670 tenaga honorer di Kabupaten Musi Rawas yang belum masuk Dapodik, meski sudah mengabdi lebih dari dua tahun. Mereka kini menunggu hasil pembahasan lebih lanjut yang akan dibawa pemerintah daerah ke tingkat nasional.Akhirnya Audiensi ditutup dengan doa, semoga perjuangan tenaga honorer membuahkan hasil nyata. DPRD Musi Rawas juga setuju berkomitmen untuk terus mengawal persoalan ini hingga ada solusi yang adil bagi seluruh honorer.
