IPOL.ID- Menghadapi perayaan Natal dan tahun baru 2026, stok pangan di Jakarta diharapkan bisa terjaga dengan baik. Sehingga, dalam menghadapi dua momen besar tersebut masyarakat tidak melakukan panic buying dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Hal itu disampaikan anggota Fraksi Demokrat di DPRD DKI Jakarta, Wita Susilowaty saat rapat kerja dengan BUMD yang bertanggungjawab terhadap ketersediaan pangan di ibukota.
“Biasanya menghadapi akhir tahun, kita sering dihadapkan pada persoalan gagal panen. Untuk itu kita minta pihak food station lebih seksama dalam mengawasi ketersediaan pangan di Jakarta menghadapi Natal, tahun baru dan bulan Ramadhan yang akan dijalani pada Februari mendatang,” ujar politisi yang akrab disapa Wita itu, Selasa (16/9/2025).
Dia mengatakan, dalam hal penyediaan pangan di Jakarta. Food station harus pula menambah stok pangan. Jika sebelumnya hanya berada pada kisaran 10 persen untuk stok pangan. Kedepan, kata Wita lagi food station harus menyediakan stok pangan lebih besar dari sebelumnya.”Dengan begitu, ketersediaan pangan untuk masyarakat ada spare dari kebutuhan yang akan digunakan,”ucapnya.
