Menurut Fadjar, Pertamina sebagai perusahaan energi tak hanya fokus pada operasional bisnis. Namun program edukasi, khususnya di bidang otomotif diharapkan menjadi aplikasi nyata untuk berkontribusi bagi masyarakat dan lingkungan. Seperti halnya EEP yang menjadi pelatihan wirausaha di bidang perbengkelan roda dua, ditujukan bagi semua lapisan masyarakat dari berbagai profesi. Pada program ini, Pertamina berupaya menciptakan kegiatan usaha yang menggunakan produk unggulan perusahaan sekaligus memberikan manfaat sosial dan lingkungan bagi masyarakat secara bersamaan.
“Pertamina membawa semangat Merah-Putih untuk menciptakan program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) dengan nilai tambah (Creating Shared Value) untuk membuka lapangan kerja serta dapat memberikan nilai ekonomi bagi perusahaan,” imbuhnya.
Fadjar menguraikan, program EEP berkembang sesuai dengan target pesertanya. Di antaranya, Enduro Student Program untuk siswa lulusan SMK, Enduro Home Service juga untuk siswa SMK namun turut menciptakan layanan servis bengkel sekolah (Teaching Factory).
