Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung untuk sama-sama menjaga Jakarta. Sehingga Jakarta tetap aman dan kondusif.
Sementara, Pengendali Terminal Bus Kampung Rambutan, Mulyono menambahkan, adanya deklarasi bersama Ojol ini diharapkan dapat membantu memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para penumpang maupun awak angkutan umum yang ada di dalam area terminal tersebut.
Karena semua sama-sama menjaga, menjunjung tinggi kebersamaan dan solidaritas. Terminal ini merupakan rumah kedua mereka setelah di rumahnya sendiri.
“Saya sudah minta bantuan mereka, kalau ada sesuatu hal yang sifatnya ancaman maka bisa hubungi kami dan akan diteruskan ke petugas yang berwajib,” kata Mulyono.
Sementara itu, seorang ojek online, Nur, 46, mengaku turut berkomitmen menjaga area Terminal Kampung Rambutan itu, karena setiap hari dia bersama rekan-rekan seprofesinya mencari nafkah di terminal. Ada tiga titik pangkalan ojek online di area terminal yang setiap harinya diisi oleh sekitar 60 Ojol selama 24 jam secara bergantian.
