“Sebagai pejabat publik, kita harus sama-sama menjaga etika di hadapan publik. Karena apa pun yang kita lakukan akan menjadi sorotan,” kata Gus Barra, dikutip Sabtu (27/9/2025).
Gus Barra juga menilai kegiatan semacam itu kurang tepat, terlebih di tengah efisiensi anggaran pemerintah.
“Saya kira lebih baik diisi dengan hal-hal bersifat kemanusiaan, sedekah, dan pengajian. Saya berharap camat maupun kades tidak membuat kegiatan kontroversial yang menyakiti hati masyarakat,” pungkasnya. (Vinolla)
