Selain pencak silat, pertemuan juga membahas minat Rusia terhadap bulutangkis dan sport climbing, cabang olahraga di mana Indonesia memiliki keunggulan global. Wakil Menteri Olahraga Rusia, Odes Baysultanov, menambahkan pentingnya kolaborasi di bidang sport innovation, khususnya e-sport dan drone racing. Rusia diketahui setiap tahun menyeleksi puluhan ribu talenta muda untuk mencari calon atlet drone racing terbaik, sebuah model yang dinilai menarik untuk dipelajari Indonesia.
“Pengalaman Rusia dalam membangun sport innovation, termasuk pengembangan drone racing, bisa menjadi inspirasi bagi Indonesia. Kami ingin menjajaki lebih dalam bagaimana pola rekrutmen atlet mereka bisa diadaptasi untuk memperkuat ekosistem olahraga kita,” lanjut Oktohari.
Kunjungan diplomasi ini menegaskan komitmen NOC Indonesia dalam mendorong olahraga sebagai jembatan persahabatan antarbangsa sekaligus memperluas peluang prestasi Indonesia di level global. (bam)
