“Harus kami akui bahwa beberapa pemain senior belum bisa padu dengan juniornya. Tentu perlu waktu, persiapan kami tidak banyak menghadapi turnamen ini sehingga kami butuh waktu untuk penyesuaian kembali,” ujar Eko.
Eko sendiri masih belum bisa memastikan timnya apakah bisa menurunkan Megawati Hangestri Pertiwi pada final four. Pemain asal Jember itu sudah datang dari Turki setelah menjalani pemeriksaan kesehatan serta uji coba bersama tim Manisa BBSK.
“Sejauh ini kami belum tahu, yang jelas Megawati Hangestri Pertiwi sudah tiba malam tadi dari Turki dan menonton kami bermain di final hari ini,” ungkap Eko.
Hasil ini membuat Rajawali O2C berhak membawa pulang uang hadiah pembinaan senilai Rp 35 juta. Adapun runner up yakni Bank Jatim akan menerima Rp 25 juta. Sementara peringkat ketiga dan keempat masing-masing berhak menerima Rp 20 juta serta Rp 10 juta.
Peringkat ketiga Livoli Divisi Utama 2025 Wilayah Barat dirsih TNI AL yang pada laga sebelumnya mengalahkan Kharisma Premium dengan skor 3-1 (26-28, 25-20, 25-19, 26-24). Kemenangan ini menjadi revans sempurna runner up Livoli Divisi Utama 2024 setelah di laga sebelumnya kalah dengan skor tipis 2-3 (22-25, 25-20, 25-22, 16-25, 10-15).
