“Dia mengakui, karena ada info juga yang mengenal dia juga. Ada yang sudah curiga ‘Pak ini warga kita Pak’, tahu gesturnya. Tapi karena Polda Metro punya identitas lengkap, jadi kami dampingi (penangkapan) dan RT/RW juga turut mendampingi,” ungkap Wahid.
Dari penangkapan pelaku, polisi menemukan barang bukti sejumlah bom molotov yang tersimpan di beberapa tas.
“Karena dia molotovnya gak satu, ada di tas beberapa. Terkait barang bukti bisa ditanyakan ke Polda Metro ya,” tegas Wahid.
Sementara itu, pasca aksi unjuk rasa berujung kericuhan, pada Selasa (2/9/2025) para ojek online (ojol) turun langsung ikut membantu membersihkan sejumlah halte Transjakarta di Jakarta yang hangus terbakar.
Mereka turut membantu para petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dengan menyapu kotoran sisa-sisa fasilitas halte terbakar hingga melakukan pengecatan ulang halte Transjakarta. (Joesvicar Iqbal)
