Pengasuh Ponpes Al Khoziny, KH R Abdus Salam Mujib, angkat bicara terkait insiden ini. Ia menjelaskan, bangunan yang roboh tersebut merupakan musala yang sedang dalam tahap pembangunan.
“Pembangunan mushala ini sudah berjalan sekitar sembilan hingga sepuluh bulan. Bagian bawah difungsikan untuk mushala, sementara lantai atas akan dijadikan hall atau pusat kegiatan santri. Pagi tadi dilakukan pengecoran di lantai terakhir,” ujar Salam, dikutip Selasa (30/9/2025).
Bangunan itu ambruk saat para santri sedang melaksanakan salat Ashar di mushala. Sejauh ini, penyebab pasti ambruknya bangunan masih dalam penyelidikan. Namun, sejumlah faktor diduga menjadi pemicu, di antaranya:
1. Pengecoran lantai atas yang dilakukan pada hari kejadian diduga menambah beban struktur sehingga tidak mampu menahan tekanan.
2. Kondisi struktur bangunan yang belum selesai secara keseluruhan sehingga masih labil dan rawan roboh.
3. Dugaan kesalahan teknis dalam konstruksi, baik dari perencanaan maupun penggunaan material, yang kini tengah diteliti oleh tim ahli struktur.
