Starmer menekankan langkah pengakuan ini merupakan upaya bersama negara-negara Barat untuk menghentikan bencana kemanusiaan di Timur Tengah. Ia juga membantah kaitan antara keputusan tersebut dengan kunjungan kenegaraan Presiden AS Donald Trump. Trump sendiri menyatakan tidak sependapat dengan sikap Inggris.
Sidang Umum PBB tahun ini akan menyoroti upaya mendorong solusi dua negara bagi konflik panjang Israel-Palestina.
Situasi di Gaza semakin memprihatinkan setelah tim penyelidik PBB menyimpulkan adanya dugaan genosida oleh Israel. Korban tewas di Jalur Gaza kini dilaporkan telah melampaui 65 ribu jiwa.
Saat ini, sekitar tiga perempat dari negara anggota PBB telah mengakui Palestina. Irlandia, Spanyol, dan Norwegia adalah beberapa negara yang telah meresmikan pengakuan mereka pada 2024 ini. (far)
