Sebagian besar siswa dirawat di Puskesmas Tapalang, sementara yang kritis mendapat perawatan intensif di RSUD Mamuju. Hingga Kamis (25/9/2025), total ada 25 siswa terdampak, dengan sebagian sudah dipulangkan karena dinilai pulih.
Pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan MBG yang diduga menjadi penyebab keracunan.
Sejak diluncurkan pada awal Januari 2025, program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai berbagai sorotan. Sejumlah temuan sebelumnya mencakup, menu yang diduga tidak sesuai standar gizi, Bahan makanan ditemukan dalam kondisi busuk atau basi, itu semua menimbulkan kasus keracunan yang berada di beberapa daerah lain.
Kasus di Mamuju ini memperpanjang daftar persoalan yang menimpa program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengatakan pihaknya belum bisa mengambil keputusan terkait evaluasi program MBG sebelum ada arahan langsung dari Presiden.
“Saya ikut arahan Presiden, tidak berani mendahului,” kata Dadan, dikutip Kamis (25/9/2025).
