“Juli mereka ajukan itu mungkin benar, tapi saya kan harus ada datanya. Tak bisa langsung iya-iya saja. Ada proses yang harus kami jalankan untuk mengabulkan keinginan dari teman-teman,” tukasnya.
Sebelumnya diberitakan, adanya pengalihan dan atau pengurangan rute penerbangan maskapai (flights) dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang. Sejumlah tenant di Bandara Halim Perdana Kusuma mengalami kerugian dan atau penurunan omzet.
Tidak hanya merugi, bahkan adanya pengurangan jadwal penerbangan maskapai juga berdampak pada beberapa tenant di bandara tersebut terpaksa harus gulung tikar, Rabu (3/9/2025).
Dilaporkan bahwa sejak 1 Agustus 2025, adanya pengurangan flight maskapai penerbangan dari Halim Perdana Kusuma dialihkan ke Bandara (Internasional) Soetta.
“Jadi sejak 1 Agustus 2025 ada banyak pengurangan flights penerbangan maskapai di bandara ini sehingga tenant kita jadi sepi pembeli, 1 hari paling hanya sekitar 6 pelanggan saja mampir makan dan minum di tenant,” ungkap karyawati Tenant Resto Soto, Mawar, 30, dikonfirmasi awak media di Bandara Halim Perdana Kusuma, Rabu (3/9/2025).
