Salah satu yang menjadi sorotan Menpora Dito adalah adanya pemerintah daerah yang salah paham dan menjadikan Permenpora sebagai alasan untuk tidak membayar gaji para pegawai di sekretariat KONI daerah. Padahal para pegawai sekretariat dan tenaga profesional keolahragaan berhak untuk mendapatkan gaji.
“Tadi sudah saya sampaikan, untuk pemerintah daerah yang tidak memberikan gaji sekretariat, mohon kami diberikan daftarnya, diidentifikasikan. Saya pastikan sebelum Rabu sudah ada tegurannya, resmi, baik dari saya atau yang berwenang yaitu Kemendagri,” tegas Menpora.
Menpora Dito dalam hal ini mengucapkan terima kasih untuk para pengurus KONI Pusat, Provinsi, hingga Kabupaten/Kota dan para pengurus cabor yang sudah menyampaikan aspirasinya. Menpora memastikan semua aspirasi itu didengarkan dan ditindaklanjuti oleh Kemenpora.
“Saya sudah mendengar semuanya. Memang membuat perubahan itu tidak gampang, pasti akan ada dinamika dan gejolak, tetapi memang kami harus lebih banyak mendengar lagi,” kata Menpora Dito.
