Namun, saat ini sebagian sudah diperbolehkan pulang. Beberapa antaranya masih menjalani perawatan intensif akibat luka serius, seperti benturan di kepala, sesak napas, hingga trauma. Dari 26 korban yang dirawat di RS Thamrin, 20 orang sudah dipulangkan, sementara enam orang masih dalam perawatan. Untuk lima korban yang dilarikan ke RS Merry, tiga orang diantaranya mengalami luka secara fisik dan dua orang lainnya mengalami trauma.
“Begitu menerima laporan, tim segera bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Seluruh korban sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat dan mendapatkan perawatan. Kami juga berkoordinasi dengan Disdik Jabar, aparat setempat, TNI/Polri, serta relawan untuk memastikan keselamatan para siswa,” ujarnya.
Lanjut Jalaludin menambahkan, kondisi bangunan masih rawan karena beberapa bagian struktur dilaporkan masih bergerak dan berpotensi menambah kerusakan.
“Kami masih melakukan analisa lebih lanjut terkait penyebab runtuhnya atap bangunan. Kondisi bangunan sampai saat ini masih bergerak perlahan dikhawatirkan akan menambah kerusakan,” ungkapnya.
