Lebih lanjut, Fauzi menjelaskan, tidak hanya padi, buah dan sayur, tanam jagung juga merupakan program andalan dari Pemerintah Kota Jakarta Timur.
Dia meyakini, jagung memiliki kandungan gizi yang cukup baik untuk dikonsumsi oleh masyarakat khususnya di wikayah Jakarta Timur.
“Penanaman jagung ini saya kira relatif lebih mudah, tidak butuh lahan besar juga bisa dilakukan,” terangnya.
Karena itu, Fauzi mengajak seluruh warga Jakarta Timur agar memanfaatkan lahan tidur atau tidak terpakai untuk ditanam jagung maupun lainnya.
Tanaman jagung ini bakal panen sekitar 70 hari mendatang atau saat jelang tahun baru. Sehingga, warga sekitar yang biasa merayakan tahun baru bakar jagung, bisa membeli langsung ke petani di sana.
Namun Fauzi tidak menjelaskan, dari 181 titik ini, ketika panen bakal jadi berapa ton jagung karena akan dihitung ketika sudah ditimbang.
“Pastinya harga murah karena membeli langsung dari petaninya. Kualitas jagungnya sangat baik ya, tadi ada dua jenis, jagung manis dan jagung pulut ya. Dua-duanya sangat bagus dan gizinya juga tinggi. Bisa buat bakar-bakar jagung malam tahun baru,” ungkapnya. (Joesvicar Iqbal)
