Okki menambahkan, di luar dukungan untuk turnamen internasional di Medan, BNI juga terlibat pada sejumlah kejuaraan nasional di berbagai kota untuk memperkuat jalur pembinaan dan memperluas basis atlet. Strategi ini diharapkan berdampak pada meningkatnya kualitas kompetisi domestik dan kesempatan atlet muda menapaki jenjang yang lebih tinggi.
Ketua Panitia Pelaksana Armand Darmadji menyebut Medan kembali dipercaya PBSI dan BWF menjadi tuan rumah setelah sukses menggelar Xpora Indonesia International Challenge 2023 dan BNI Indonesia Masters 2023.
“Super 100 di Medan menjadi panggung krusial bagi atlet muda Indonesia untuk menambah poin BWF dan jam terbang sebelum naik ke level Super 300 atau lebih tinggi,” kata Armand.
Dari sisi penyelenggaraan, Super 100 kerap menjadi batu loncatan bagi pemain pelapis dan junior untuk menantang unggulan regional, sekaligus mematangkan mental bertanding di atmosfer turnamen internasional. Persaingan ketat di babak awal biasanya menghadirkan kejutan, mengingat selisih kualitas antarpemain relatif tipis.
