Ade menjelaskan bahwa program Bogasari Mengajar melibatkan seluruh siswa jurusan APHP kelas XI dan para guru. Tidak hanya praktik langsung membuat berbagai produk bakeri, tapi juga paparan ilmiah tentang bahan baku gandum hingga proses penggilingannya menjadi tepung terigu.
Pengetahuan baru bagi para siswa khususnya adalah, prinsip dan tips pengolahan tepung terigu yang tepat untuk menghasilkan produk bakeri berkualitas dan memiliki nilai jual.
“Makanya kami memberikan pengetahuan teori lebih mendalam sampai dengan cara perhitungan keuntungan atau harga pokok penjualan kepada para siswa dan guru,” ujar Vice President Human Resources Divisi Bogasari, Anwar, kepada media.
Kegiatan Bogasari Mengajar di SMKN 2 Pandeglang berlangsung sejak Rabu sampai Jumat, tanggal 22 sampai 24 Oktober 2025. Hari pertama seluruh paparan teori termasuk tips dan trik diikuti 70 siswa dan guru APHP. Paparan teori di hari pertama berlangsung selama hampir 3 jam dan disambut antusias para siswa.
Tidak sedikit pertanyaan mereka lontarkan, mulai dari faktor penyebab kegagalan produk yang selama ini dibuat, hingga cara memasarkan dan menentukan harga produk.
