Sedangkan spanduk berlatar belakang biru gelap, berisi informasi pengalihan jalan sementara untuk menuju Bina Bangsa School.
Tidak hanya spanduk, di persimpangan itu juga dijejerkan barrier plastik berwarna oranye dan rambu lalu lintas. Di situ juga berjaga petugas proyek galian berompi dan bertopi oranye.
Dengan dua tongkat lalu lintas di tangannya, dia mengarahkan kendaraan yang hendak melintas, terutama roda empat. “Mobil yang boleh masuk, hanya milik warga atau penghuni sepanjang jalan ini,” kata petugas proyek ini, Kamis (16/10/2025).
Pantauan Redaksi sekitar pukul 14.00 WIB, ada sejumlah pengendara roda empat yang nekat melintas. Namun, mereka terpaksa balik arah begitu mendekati Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Arjuna. Sebab, di bawah JPO dipasangi tiga barrier di tengah-tengah jalan. Hanya kendaraan roda dua yang dapat melintas.
Sekitar satu kilometer (Km) dari bawah flyover Kebon Jeruk, atau 400 meter dari JPO Arjuna, jalanan ditutup total. Persis sebelum gang masuk Jalan Asem. Bukan hanya roda empat, roda dua juga tidak bisa melintas.
