Pengendara roda dua diarahkan lewat Jalan Asem dan tembus di Jalan Kenari. Sebab, separo Jalan Arjuna Selatan, dari gang masuk Jalan Asem hingga Jalan Kenari, tengah digali.
Yoga, remaja setempat yang membantu mengatur lalu lintas di gang masuk Jalan Kenari, menuturkan bahwa penutupan total jalan tersebut, dilakukan mulai pukul 10.00-17.00 WIB. “Pukul 5 sore sampai 10 pagi, dibuka. Tapi, hanya untuk motor,” katanya.
Pembukaan akses lalu lintas untuk kendaraan roda dua pada jam sibuk pagi dan sore, untuk menghindari kepadatan di dalam Jalan Kenari dan Jalan Asem.
Menurut dia, sejak ada proyek galian saluran air dan kendaraan roda dua diarahkan lewat Jalan Kenari dan Jalan Asem, jalan kampungnya jadi padat. Kalau mobil ikut lewat, jalan semakin semrawut dan mengganggu warga sekitar.
Proyek saluran air di Jalan Arjuna Selatan, sepanjang lebih kurang 400 meter ini, garapan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat. Wakil Camat Kebon Jeruk Agus Mulyadi mengatakan, pembangunan saluran air ini, merupakan program prioritas Pemprov DKI untuk mengantisipasi genangan pada musim hujan.
