Kasus ini menjadi pengingat bagi pejabat publik agar menjaga sikap dan ekspresi saat menerima aspirasi masyarakat. Di tengah derasnya arus informasi digital, setiap gestur dapat dengan mudah ditafsirkan secara luas dan menimbulkan persepsi negatif.
Baik Dheninda maupun DPRD Gorut kini diharapkan bisa mengembalikan kepercayaan publik dengan sikap terbuka, komunikatif, dan menghormati suara rakyat.(Vinolla)
