Kasus ini juga menarik perhatian Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, yang mendesak Kementerian Kesehatan segera turun tangan menyelidiki dugaan malpraktik tersebut.
“Ini kasus serius. Kemenkes harus melakukan investigasi menyeluruh dan menindak tegas jika terbukti ada kelalaian,” tegas Nihayatul, Minggu (12/10/2025).
Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan di sejumlah fasilitas kesehatan yang membuat kejadian serupa kerap berulang.
Menanggapi tudingan malpraktik, RS Hastin Karawang akhirnya buka suara. dr. Fahri Trisnaryan P, MMRS, Sp.MK, selaku Manajer Pelayanan Medis, menjelaskan bahwa pasien datang dengan infeksi berat di area bokong dan perut bawah, diperparah oleh penyakit diabetes melitus yang diderita korban.
“Kami menemukan nanah dalam jumlah banyak yang sudah meluas ke rongga perut bawah. Operasi dilakukan untuk evakuasi nanah dan pembersihan. Luka memang tidak dijahit rapat, melainkan diberi kasa sebagai drainase pasif,” ujar dr. Fahri.
Pihak rumah sakit menegaskan seluruh tindakan medis sudah dilakukan sesuai SOP dan standar keselamatan pasien. Saat dipulangkan, kondisi Mursiiti disebut stabil dan normal.

